Pohuwato – Pemerintah Kabupaten Pohuwato, melalui Dinas Sosial dan Baznas, mengambil alih pengurusan jenazah Airanto (44), pria asal Kelurahan Lebo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, yang meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Bumi Panua (RSUD-BP) Pohuwato, pada Sabtu (12/4/2025).
Ini disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Pohuwato, Ramon Abdjul, di sela-sela persiapan pemakaman Arianto, di RSUD-BP pada Minggu (13/4/2025).
“Berdasarkan komunikasi, pihak keluarga di Kendari, telah membuat surat pernyataan untuk menyerahkan sepenuhnya prosesi pemakaman almarhum, dan tidak keberatan untuk tidak dilakukan otopsi,” ungkap Ramon.
Sementara, pengurusan jenazah Arianto kata dia, sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah, melalui Dinas Sosial, Baznas, dan RSUD-BP.
“Alhamdulillah, kami Dinas Sosial sudah berkoordinasi dengan Baznas Pohuwato, dan siap untuk dilakukan prosesi pemakaman di pekuburan umum milik Pemerintah Kabupaten Pohuwato, di Desa Teratai, Kecamatan Marisa. Untuk administrasinya juga akan segera dilengkapi dan disiapkan,” tambahnya.
Sebelumnya, seorang pria asal Kelurahan Lebo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bumi Panua Pohuwato, pada Sabtu (12/4/2025).
Jenazah pria yang diketahui dari identitasnya bernama Arianto (44) tersebut hingga berada di kamar jenazah RSUD Bumi Panua Pohuwato, sejak Sabtu (11/4/2025) siang, hingga akhirnya dikebumikan di pemakaman umum milik pemerintah daerah, pada Minggu (13/4/2024).
Berdasarkan keterangan pihak RSUD-BP, Arianto datang ke rumah sakit sekitar pukul 12:35 Wita.Ia diantar oleh sejumlah orang. Arianto kemudian ditangani oleh perawat rumah sakit.
“Berdasarkan keterangan piket jaga, pas datang, yang bersangkutan ini gelisah. Mau diperiksa pun agak sulit. Yang jaga juga tidak kuat menahan pasien. Saat mau diinfus, pasien lompat dari bed, lari keluar IGD,” ungkap salah satu dokter di RSUD BP, dr. Dian Tambunan.
Saat berada di depan IGD, Arianto menabrak sebuah mobil yang terparkir. Dia kemudian diangkat kembali ke bed IGD.
“Nah saat di IGD, dicek nadinya sudah tidak teraba lagi. Yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 12.50 Wita,” jelas Dian menambahkan.
Berikut identitas lengkap Arianto :
Nama : Arianto
Nama Ayah : Kasanjamin
Nama Ibu : Suminah
Agama : Islam
Tempat Tanggal Lahir : Kendari/24/12/1980
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Jl. Pelabuhan, Kelurahan Lebo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah.

