Pohuwato – Peristiwa jembatan putus di Desa Soginti, Kecamatan Paguat, yang terjadi pada Senin (27/1/2024) akibat derasnya aliran air, nyaris menelan korban lebih besar. Tak hanya jembatan, satu rumah milik warga bernama Hamsah Mangga (62) juga hampir terseret longsor.
Rumah yang dihuni Hamsah bersama istri dan tiga anaknya ini berada persis di dekat tanggul besar yang menjadi titik rawan. Beruntung, hanya bagian dapur yang amblas akibat tanah longsor. Meski begitu, Hamsah mengaku tidak bisa tidur nyenyak setiap malam.
“Iya, tidak merasa tenang tidur di malam hari, apalagi longsor semakin mendekati rumah,” kata Hamsah saat ditemui di lokasi.
Hamsah berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk memberikan solusi atas situasi yang membahayakan keluarganya ini.
“Saya berharap pemerintah daerah bisa memberikan solusi atau setidaknya menyediakan rumah hunian sementara untuk kami,” ujarnya penuh harap.
Peristiwa ini menjadi sorotan karena jembatan yang putus merupakan akses vital bagi warga setempat. Sementara itu, keberadaan tanggul yang rawan longsor memicu kekhawatiran lebih besar di kalangan masyarakat sekitar.

