POJOKPLAN.ID, POHUWATO – Musim kemarau yang masih berlangsung mendorong berbagai elemen masyarakat untuk terus bergerak membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Yayasan Rakyat Tuna Indonesia Maju (YR TIM) bersama sejumlah organisasi kembali melaksanakan aksi kemanusiaan melalui penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi YR TIM bersama AHS Centre, FRM Foundation, IMM, HMI, PMII, Karang Taruna, KNPI, serta sejumlah insan pers. Program bantuan ini difokuskan bagi masyarakat yang berada di Kecamatan Duhiadaa dan Kecamatan Marisa.
Pada Sabtu (5/9/2026), tim gabungan kembali turun langsung menyalurkan air bersih kepada warga di Desa Mootilango, Kecamatan Duhiadaa. Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilakukan pada Jumat (4/9/2026) di Desa Palopo, Kecamatan Marisa.
Koordinator kegiatan, Zufrin Harun, menyampaikan bahwa aksi sosial tersebut telah berlangsung selama lima hari. Dalam kurun waktu tersebut, tim kolaborasi berhasil mendistribusikan total 126.500 liter air bersih kepada masyarakat yang terdampak musim kemarau.
Menurut Zufrin, bantuan tersebut telah menjangkau sekitar 693 kepala keluarga di dua kecamatan yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih.
“Alhamdulillah, kegiatan sosial hasil kolaborasi ini sudah memasuki hari kelima. Sampai saat ini, kurang lebih 693 kepala keluarga telah menerima bantuan air bersih dengan jumlah keseluruhan mencapai 126.500 liter,” ujar Zufrin.
Dalam pelaksanaan kegiatan, tim mengoperasikan tiga armada untuk memperlancar dan mempercepat proses penyaluran air kepada masyarakat.
Zufrin berharap, bantuan yang diberikan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di tengah kondisi kemarau yang masih terjadi.
Ia juga memastikan bahwa aksi kemanusiaan tersebut akan terus dilaksanakan selama masyarakat masih membutuhkan pasokan air bersih.
“Melihat kondisi saat ini, musim kemarau masih berlangsung. Insyaallah, kegiatan pendistribusian air bersih akan terus kami lakukan sampai kondisi kembali normal dan musim hujan tiba,” pungkasnya.

