Jakarta – Jadwal sidang sengketa Pilkada Pohuwato yang semula direncanakan digelar pada 14 Januari 2025 di Mahkamah Konstitusi (MK) terancam mengalami perubahan. Perubahan ini terjadi setelah Hakim MK, Anwar Usman, mengalami insiden jatuh yang mengharuskannya menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kondisi terkini Anwar Usman disampaikan oleh Juru Bicara MK, Enny Nurbaningsih. Menurutnya, insiden yang terjadi pada Selasa (7/1/2025) tersebut berdampak langsung pada jadwal sidang Panel 3, di mana Anwar Usman bertugas. “Untuk sidang di Panel 3 harus di-reschedule karena Pak Anwar Usman kini sedang dirawat di rumah sakit setelah jatuh kemarin,” ujar Enny di Kantor MK RI, Rabu (8/1/2025), sebagaimana dilansir Kompas.com.
Panel 3 diketahui menangani sejumlah perkara penting, termasuk pemeriksaan pendahuluan sengketa Pilkada Pohuwato 2024. Berdasarkan jadwal yang dirilis di laman resmi MK, sidang tersebut semula akan berlangsung sesuai rencana. Namun, kondisi kesehatan hakim membuat MK harus mempertimbangkan penyesuaian jadwal untuk memastikan kuorum tetap terpenuhi.
Penggantian hakim menjadi salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan. Menurut Enny, MK dapat memindahkan hakim dari Panel 1 atau Panel 2 untuk menggantikan Anwar Usman, agar memenuhi qorum, “sidang tidak boleh dilaksanakan 2 atau 1 orang harus 3, makanya menunggu hakim panel 1 dan 2 selesai sidang dan mengisi panel 3,” ujarnya.

