POHUWATO – Jajaran Polres Pohuwato bergerak cepat meningkatkan kesiapsiagaan setelah menerima informasi mengenai sebuah speedboat yang dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, menuju Pelabuhan Marisa, Kabupaten Pohuwato, pada Jumat (24/7/2026).
Berdasarkan data sementara, kapal tersebut membawa 13 orang penumpang yang terdiri atas 11 wisatawan mancanegara, seorang nakhoda, dan seorang anak buah kapal (ABK).
Menanggapi laporan tersebut, Kapolres Pohuwato AKBP H. Busroni, S.I.K., M.H. langsung memimpin koordinasi dan kesiapsiagaan personel sejak Jumat malam di Pos Satpolairud Polres Pohuwato. Sejumlah personel Satpolairud diterjunkan untuk bersiaga dan memperkuat koordinasi bersama Basarnas, TNI Angkatan Laut, serta instansi terkait lainnya dalam pelaksanaan operasi pencarian dan penyelamatan.
AKBP Busroni menegaskan bahwa pihaknya terus memonitor perkembangan situasi di lapangan dan siap memberikan dukungan penuh demi kelancaran operasi kemanusiaan tersebut.
“Kami telah menempatkan personel dalam kondisi siaga sejak tadi malam. Polres Pohuwato akan terus berkoordinasi dengan Basarnas, TNI AL, dan seluruh unsur terkait agar proses pencarian dapat berjalan maksimal dengan mengutamakan keselamatan seluruh penumpang maupun awak kapal,” ungkapnya.
Di samping itu, Polres Pohuwato juga mengajak masyarakat pesisir, para nelayan, serta pengguna jasa transportasi laut yang beraktivitas di wilayah perairan Pohuwato untuk turut membantu dengan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan informasi atau tanda-tanda yang berkaitan dengan keberadaan speedboat yang masih dalam pencarian.
Sinergi antara aparat, instansi terkait, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses pencarian sehingga seluruh penumpang dan awak kapal dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.

