Recommended.

Menteri Nusron Dorong Percepatan Sertipikasi Tanah untuk Cegah Terjadinya Konflik Atas Tanah Keagamaan di Maluku Utara

Agustus 25, 2025

Pembinaan di Kanwil BPN Provinsi Sumsel, Menteri Nusron Tekankan Layanan Pertanahan yang Adaptif bagi Generasi Muda

Oktober 13, 2025

Trending.

Bukti ketegasan AKBP Busroni sejak awal menjabat Kapolres Pohuwato, Belasan Alat Berat ditangkap

Mei 5, 2026

Terima Kunjungan Wamenlu, Wamen Ossy Bicarakan Hak Atas Tanah bagi WNA dan Diaspora

Januari 17, 2026

Apple Berhasil Yakinkan Indonesia?

Juli 4, 2025

Jadwal Sidang MK Sengketa Pilkada Pohuwato Potensi Berubah

Januari 8, 2025

Kapolri Mutasi Besar, 5 Pejabat Polda Gorontalo Berganti

Juli 5, 2025

Recommended.

Kantor Pertanahan Kabupaten Pohuwato Hadiri RAKERDA Kanwil BPN Provinsi Gorontalo Tahun 2026

Februari 26, 2026

Pria 44 Tahun Asal Kendari Meninggal Dunia di RSBP, Jenazah Belum Dijemput Keluarga

April 13, 2025

Trending.

Kuasa Hukum Cek Perkembangan Kasus Penyerobotan Lahan di Polresta Gorontalo

November 17, 2025

Panggung Adu Strategi Dibuka, Pohuwato Cup 2026 Siap Gegerkan Pecinta Catur

Mei 5, 2026

Lantik JPT Pratama Kementerian ATR/BPN, Menteri Nusron: Tour of Duty untuk Cegah Moral Hazard

Februari 2, 2026

Keunikan Burung Maleo, Simbol Ketangguhan & Identitas Pohuwato

Juli 5, 2025

Datang Besuk Suami, Pulang dengan Pendarahan: Ibu Hamil Ini Lapor Dapat Perlakuan Tak Pantas

Juli 30, 2025
Kamis, Mei 7, 2026
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • BERANDA
  • BERITA
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Lingkungan
    • Edukasi
  • GAYA HIDUP
    • Olahraga
    • Infotainment
    • Kuliner
    • Ekonomi & Bisnis
  • SOSBUD
    • Sosial
    • Budaya
  • OPINI
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • BERANDA
  • BERITA
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Lingkungan
    • Edukasi
  • GAYA HIDUP
    • Olahraga
    • Infotainment
    • Kuliner
    • Ekonomi & Bisnis
  • SOSBUD
    • Sosial
    • Budaya
  • OPINI
  • GALERI
    • Photo
    • Video
No Result
View All Result
pojokplan.id
No Result
View All Result

Bukti ketegasan AKBP Busroni sejak awal menjabat Kapolres Pohuwato, Belasan Alat Berat ditangkap

58
SHARES
118
VIEWS
Share on FacebookShare to WhatsappShare on Twitter

POJOKPLAN.ID, POHUWATO — Angin perubahan berhembus kencang di bumi Pohuwato. Sejak AKBP Busroni, S.I.K., M.H. resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pohuwato pada 12 Maret 2025, wilayah yang selama bertahun-tahun menjadi langganan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kini merasakan perubahan nyata. Bukan sekadar janji, tetapi aksi tegas yang meninggalkan jejak hukum tak terbantahkan.

Kabupaten Pohuwato di bagian barat Provinsi Gorontalo selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan rawan PETI di Sulawesi. Aktivitas tambang ilegal dengan alat berat jenis excavator dan mesin alkon tidak hanya merugikan negara, tetapi juga merusak ekosistem sungai dan lahan pertanian warga. Bertahun-tahun masyarakat hanya bisa menyaksikan alat berat beroperasi tanpa tindakan berarti dari aparat.

RelatedPosts

UMKM LOKAL POHUWATO RAMAIKAN VENUE TURNAMEN CATUR, PANITIA SIAPKAN RUANG KHUSUS PELAKU USAHA

Kerja Keras Panitia Warnai Persiapan Open Turnamen Catur Pohuwato Cup 2026

Bersama Penambang dan Petani, YR Tim Kerahkan 2 Unit AlatBerat Keruk Sedimen Bendungan Taluduyunu

Kondisi itu berubah ketika AKBP Busroni mengambil langkah tegas. Dengan pendekatan terstruktur dan konsisten, ia memetakan titik-titik rawan PETI di seluruh wilayah hukum Polres Pohuwato dan merancang operasi penertiban besar-besaran. Operasi yang berlangsung selama enam hari, dari 5 hingga 10 Januari 2026, menjadi catatan penting dalam sejarah penegakan hukum di Pohuwato.

Enam Hari Mengguncang Tambang Ilegal

Hari pertama, Senin 5 Januari 2026, tim gabungan Polres Pohuwato menyisir Desa Teratai dan Desa Bulangita di Kecamatan Marisa. Hasilnya, 15 unit mesin alkon, satu mesin genset, dua alat dulang, dan satu gulung selang paralon berhasil diamankan. Keesokan harinya, operasi berlanjut ke Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, dan berhasil menyita satu unit excavator merek Hyundai serta berbagai perlengkapan tambang.

Rabu 7 Januari, tim bergerak ke Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, dan mengamankan sejumlah peralatan tambang. Kamis 8 Januari, satu unit excavator merek Develon ditemukan di Desa Hulawa, Kecamatan Marisa. Jumat 9 Januari, operasi menjangkau Desa Bulangita dan Desa Karya Baru, Kecamatan Dengilo, dengan hasil satu unit excavator merek Liugong serta puluhan mesin dan perlengkapan tambang. Hari terakhir, Sabtu 10 Januari, tim mengamankan satu unit excavator merek XCMG di Desa Popaya, Kecamatan Dengilo.

Dalam enam hari, Polres Pohuwato berhasil mengamankan 13 unit alat berat, puluhan mesin alkon, dan ratusan item peralatan tambang ilegal. Operasi ini menjadi bukti nyata komitmen kepolisian dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

Memutus Rantai Pasokan BBM Ilegal

AKBP Busroni memahami bahwa tambang ilegal tidak akan berjalan tanpa pasokan bahan bakar. Karena itu, Polres Pohuwato juga menindak jaringan distribusi BBM ilegal yang menjadi penyokong utama PETI. Dalam periode Januari–Februari 2026, empat perkara penyalahgunaan BBM jenis solar berhasil dinaikkan ke tahap penyidikan. Total 155 jerigen solar disita, dengan dua perkara telah dilimpahkan ke kejaksaan.

“Kami tidak hanya menyita alat, tetapi juga memutus seluruh ekosistem yang menghidupkan tambang ilegal ini, dari alat berat hingga bahan bakar,” tegas AKBP Busroni.

Dari Penyidikan ke Vonis Pengadilan

Penegakan hukum tidak berhenti pada penyitaan. Dari 12 tersangka yang ditetapkan, lima orang telah menjalani persidangan dan divonis 1 tahun 6 bulan penjara. Dua unit excavator yang disita juga telah dilelang secara resmi, memberikan pemasukan bagi kas negara. Proses hukum yang tertib dan transparan ini menjadi bukti keseriusan Polres Pohuwato dalam menegakkan supremasi hukum.

Tantangan di Medan Sulit

Operasi di Pohuwato bukan tanpa hambatan. Medan berat, akses terbatas, dan lokasi tambang yang tersembunyi menjadi tantangan tersendiri. Banyak lokasi hanya bisa dijangkau melalui jalan tanah, sungai tanpa jembatan, dan perbukitan terjal. Selain itu, jaringan informan para pelaku PETI sering memberi peringatan dini, membuat aparat harus bergerak cepat dan taktis.

“Mereka mengenal medan lebih baik dari kami. Tapi justru itu yang memacu kami untuk terus meningkatkan kemampuan intelijen dan kecepatan di lapangan,” ujar AKBP Busroni.

Keterbatasan logistik dan sumber daya tidak menyurutkan semangat tim. Dengan strategi yang matang dan koordinasi yang solid, operasi tetap berjalan efektif dan menghasilkan capaian signifikan.

Dampak Nyata di Tengah Masyarakat

Operasi penertiban PETI membawa dampak langsung bagi masyarakat. Sungai-sungai di Kecamatan Marisa dan Dengilo mulai kembali jernih, dan warga Desa Bulangita kini dapat beristirahat tanpa gangguan suara mesin tambang. Rasa aman yang lama hilang kini mulai tumbuh kembali.

Tokoh masyarakat menilai kepemimpinan AKBP Busroni membawa perubahan besar dalam penegakan hukum di Pohuwato — tegas, sistematis, dan berorientasi pada hasil nyata.

Strategi dan Sinergi Penegakan Hukum

Keberhasilan Polres Pohuwato tidak lepas dari empat strategi utama: pemetaan wilayah yang komprehensif, pola operasi yang tidak terprediksi, penindakan menyeluruh terhadap seluruh ekosistem PETI, serta sinergi kuat dengan kejaksaan dan pengadilan. Pendekatan ini memastikan setiap perkara berjalan hingga ke tahap vonis.

Keberhasilan ini menjadi contoh nasional bahwa masalah PETI dapat ditangani secara efektif dengan kepemimpinan yang tegas dan sistem yang terencana. Dalam skala lebih luas, capaian Polres Pohuwato menunjukkan bahwa kepolisian mampu menjadi garda terdepan dalam melindungi sumber daya alam Indonesia dari eksploitasi ilegal.

Menatap ke Depan

Meski banyak keberhasilan diraih, pekerjaan belum selesai. Dari 13 alat berat yang diamankan, proses hukum atas 11 unit masih berjalan, dan sejumlah pelaku masih diburu. Namun, satu hal pasti: AKBP Busroni telah membuktikan bahwa kepemimpinan sejati diukur bukan dari banyaknya janji, tetapi dari hasil nyata — alat berat yang disita, tersangka yang diadili, dan tambang ilegal yang benar-benar berhenti beroperasi.

Tags: #AKBPBUSRONI#alatberat#KAPOLRESPOHUWATO
Redaksi

Redaksi

informasi akurat dan terpercaya

Next Post

Bersama Penambang dan Petani, YR Tim Kerahkan 2 Unit AlatBerat Keruk Sedimen Bendungan Taluduyunu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR POST

  • PB HMI Desak Pecat Oknum Polisi yang Keroyok Kader di Mamuju

    618 shares
    Share 247 Tweet 155
  • Sengketa Tanah di Dembe I Memanas, Haji Ramang Diteror Saat Menempati Lahan Kontrak Sah

    270 shares
    Share 108 Tweet 68
  • 617 PPPK Pohuwato Siap Kerja, Dokumen Tantangan Terakhir

    214 shares
    Share 86 Tweet 54
  • Mengejutkan! Polda Gorontalo Bongkar Sindikat Perdagangan Orang di Pohuwato

    178 shares
    Share 71 Tweet 45
  • 43 Miliar Jalan: Masa Depan Pohuwato atau Isu yang Dibesarkan?

    157 shares
    Share 63 Tweet 39
  • Beranda
  • Redaksi
  • Pedoman Media Sber
  • Tentang Kami
  • Kontak
PT SIBER MEDIA NUSANTARA

© Copyright 2025, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BERITA
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
    • Daerah
    • Politik
    • Lingkungan
    • Edukasi
  • GAYA HIDUP
    • Olahraga
    • Infotainment
    • Kuliner
    • Ekonomi & Bisnis
  • SOSBUD
    • Sosial
    • Budaya
  • OPINI
  • GALERI
    • Photo
    • Video

© Copyright 2025, All Rights Reserved