POHUWATO — Di tengah era digital yang sarat distraksi, olahraga catur hadir sebagai sarana melatih konsentrasi, berpikir strategis, dan mengambil keputusan di bawah tekanan. Melalui turnamen Pohuwato Cup 2026, hobi catur diharapkan dapat berkembang menjadi prestasi nyata yang membuka peluang lebih luas bagi generasi muda.
Ketua Percasi Kabupaten Pohuwato, Abdul Hamid Sukoli (AHS), menegaskan bahwa catur bukan sekadar permainan strategi, melainkan wadah pembentukan karakter dan nilai-nilai kehidupan. “Catur mengajarkan anak-anak untuk berpikir sebelum bertindak, mempertimbangkan konsekuensi, dan bangkit setelah kalah. Nilai-nilai itu berguna tidak hanya di papan catur, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurut AHS, Pohuwato Cup 2026 dirancang khusus untuk memberikan ruang bagi peserta junior tingkat SD dan SMP. Ia menilai, pengalaman bertanding secara langsung menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet muda. “Kami membuka kategori junior karena percaya bahwa pembinaan sejati dimulai dari pengalaman bertanding. Saat anak-anak berhadapan dengan lawan sungguhan dan waktu terbatas, karakter mereka terbentuk,” jelasnya.
Lebih lanjut, AHS menambahkan bahwa prestasi di bidang catur dapat membuka peluang konkret bagi generasi muda, seperti beasiswa, program pembinaan nasional, dan kesempatan berkompetisi di tingkat lebih tinggi. Turnamen ini diharapkan menjadi batu loncatan awal bagi pecatur muda Pohuwato menuju karier yang lebih profesional.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan orang tua dalam perjalanan seorang pecatur muda. “Percayalah pada anak-anak Anda dan dukung minat mereka. Catur adalah investasi jangka panjang yang membentuk karakter kuat, disiplin tinggi, dan prestasi membanggakan. Pohuwato Cup 2026 adalah langkah awal menuju masa depan yang cerah,” pungkas AHS.

