POJOKPLAN.ID, Pohuwato yang kini menghadapi persoalan serius terkait sampah liar yang semakin marak ditemukan di berbagai titik. Lahan kosong, pinggir jalan, bantaran sungai hingga kawasan perkotaan Simpang Empat Blok Plan mulai dipenuhi tumpukan sampah yang merusak pemandangan dan mengancam kesehatan masyarakat.
Kurangnya kesadaran sebagian masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya menjadi salah satu penyebab utama. Banyak warga masih menjadikan lahan kosong sebagai tempat pembuangan sementara yang kemudian berubah menjadi lokasi pembuangan liar. Kondisi ini diperparah dengan minimnya pengawasan serta tindakan tegas terhadap pelaku pembuangan sampah sembarangan.
Keluhan juga datang dari sejumlah warga dan pelaku usaha yang mengaku mulai terganggu dengan kondisi tersebut. Salah satu pemilik usaha di kawasan terdampak mengungkapkan kekecewaannya terhadap penanganan sampah yang dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya.
“Kami rutin membayar iuran sampah setiap bulan ke dinas terkait. Biasanya petugas melakukan pengangkutan atau pembersihan sekitar dua kali dalam seminggu. Tapi sekarang sudah hampir dua minggu belum ada pembersihan. Kami merasa sangat terganggu, apalagi bau sampah mulai menyengat dan mengganggu aktivitas usaha,” ungkapnya.
Menurutnya, keterlambatan pengangkutan sampah tidak hanya berdampak pada kenyamanan masyarakat, tetapi juga berpotensi mengurangi kenyamanan pelanggan yang datang ke lokasi usaha.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, persoalan sampah liar bukan hanya mencemari lingkungan, tetapi juga berpotensi memicu banjir, menimbulkan bau tidak sedap, serta menjadi sumber berbagai penyakit.
Pohuwato yang dikenal memiliki potensi alam dan lingkungan yang indah perlahan terancam akibat perilaku yang tidak bertanggung jawab serta kurang optimalnya penanganan persoalan kebersihan.
Masyarakat berharap pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, dapat mengambil langkah nyata dengan memperbanyak fasilitas tempat pembuangan sampah, meningkatkan pengawasan, serta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan liar.
Di sisi lain, kesadaran masyarakat juga menjadi kunci utama untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Menjaga Pohuwato tetap bersih bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama demi menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi generasi mendatang.
Hingga berita ini di terbitkan, pihak Dinas Lingkungan Hidup Pohuwato saat di konfirmasi melalui Sekretaris DLH, Martin Rabiasa, belum memberikan tanggapan terkait persoalan sampah yang saat ini terjadi

