POJOKPLAN.ID, POHUWATO – Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, H. Beni Nento, menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang diinisiasi oleh gabungan organisasi wartawan di Pohuwato, yakni Aliansi Jurnalis Pohuwato (AJP), Pro Jurnalis Media Siber (PJS), dan Himpunan Jurnalis Panua (HJP), Jumat (13/03/2026) bertempat di warkop eighteen.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban di bulan suci Ramadan tersebut dihadiri oleh para wartawan dari berbagai media yang bertugas di Kabupaten Pohuwato. Selain menjadi ajang silaturahmi antara insan pers dan para pemangku kepentingan daerah, kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Ustadz Wisno Pakaya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento serta Tim Ahli Bupati (TAB) Pohuwato, Roslan Tawaa, yang turut memberikan penjelasan terkait polemik laporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Bupati Pohuwato yang sebelumnya menjadi perbincangan publik.
Dalam sambutannya, Beni Nento menyampaikan apresiasi atas inisiatif kolaborasi yang dilakukan oleh tiga organisasi wartawan di Pohuwato tersebut. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat penting untuk mempererat hubungan antara insan pers dengan lembaga legislatif maupun pemerintah daerah.
“Saya sangat mengapresiasi kebersamaan teman-teman wartawan yang tergabung dalam AJP, PJS, dan HJP. Semoga solidaritas dan kekompakan ini terus terjaga sehingga pers di Pohuwato tetap menjadi kekuatan yang positif dalam pembangunan daerah,” ujar Beni.
Politisi senior Partai Golkar itu juga menegaskan bahwa wartawan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Ia berharap para jurnalis tetap menjunjung tinggi prinsip keberimbangan dalam menyajikan setiap pemberitaan.
“Wartawan harus menyajikan berita yang kritis namun tetap berimbang. Informasi yang berimbang sangat penting untuk membantu publik mendapatkan edukasi serta konsumsi informasi yang sehat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Beni Nento menekankan bahwa media memiliki peran ganda dalam pembangunan daerah. Selain menjalankan fungsi kontrol terhadap jalannya pemerintahan, media juga menjadi mitra strategis dalam menyampaikan berbagai program dan capaian pembangunan kepada masyarakat.
“Media adalah mitra kritis sekaligus mitra strategis pemerintah. Silakan berikan kritik, tetapi pastikan informasi yang disampaikan sudah terkonfirmasi dan berimbang. Dengan begitu, masyarakat mendapatkan gambaran yang utuh,” tambahnya.
Sementara itu, Tim Ahli Bupati Pohuwato, Roslan Tawaa, dalam kesempatan tersebut juga memberikan klarifikasi terkait laporan LHKPN Bupati Pohuwato yang sempat menjadi sorotan publik.
Roslan menjelaskan bahwa perbedaan data yang muncul dalam laporan tersebut terjadi karena adanya kesalahan teknis dalam proses penginputan data atau human error, sehingga menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Perlu kami luruskan bahwa persoalan yang muncul dalam laporan LHKPN tersebut murni karena kesalahan teknis dalam penginputan data. Tidak ada unsur kesengajaan ataupun upaya menyembunyikan harta kekayaan,” jelas Roslan.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah perbaikan dengan melakukan pembaruan data sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“Kami sudah melakukan koreksi dan pembaruan data sesuai mekanisme yang ada. Prinsipnya, Pemerintah Kabupaten Pohuwato tetap berkomitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya.
Roslan juga mengapresiasi peran media yang dinilai turut membantu mengawal jalannya pemerintahan melalui pemberitaan yang informatif dan konstruktif.
“Kami berharap media di Pohuwato tetap menjadi mitra yang objektif dan profesional dalam menyampaikan informasi kepada publik. Kritik dan masukan dari insan pers tentu menjadi bagian penting dalam memperbaiki kinerja pemerintah,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento berharap momentum bulan suci Ramadan ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi antara insan pers dengan jajaran DPRD maupun Pemerintah Kabupaten Pohuwato.
“InsyaAllah kita semua diberikan kesehatan dan keistiqomahan dalam menjalankan ibadah puasa hingga Idulfitri nanti, serta kembali menjadi pribadi yang fitri,” pungkasnya.(m)

